Apa sih reaksi anda saat terjadi macet??. Begitu beragam pastinya. Karena dalam suatu konteks perjalanan ataupun aliran, kalau ada macet, artinya proses terhambat, dan keberhasilan proses tersebut bisa dipastikan tidak sempurna.
Seperti kejadian pagi itu, saat mulai berkendara menuju tempat kerja. Baru saja berjalan 50 meter dari rumah, untuk mulai masuk ke jalan raya, sudah macet. Saya memang sudah paham bahwa itu akan terjadi, tapi tidak berharap sampai seperti macet saat itu.
Dan dengan terpaksa dan perhitungan untung rugi yang lumayan gambling, saya balik arah mencari jalur alternatif lain. Sampai di jalur alternatif, setali tiga uang. Malah lebih macet dari jalur biasa. Saya putar otak lagi mencari way out di jalur lain. Setelah mencari kesana kemari, semua memang sedang macet dan tertutup.
Memang saat itu sedang ada proyek perbaikan jalan. Akhirnya sadar bahwa semua kondisi memang seperti itu, saya kembali ke jalur biasa, dan ikut dalam antrian macet, walaupun sudah loss time 10 menit. Dengan berbekal keyakinan bahwa pasti telat, saya pun mencoba merapat terus dan akhirnya bisa keluar juga dari jalur itu walau dengan susah payah.
Pagi itu mungkin saya sangat berterimaksih pada sang macet. Karena setelah dengan tenang ikut alur macet tanpa mengumpat ataupun sibuk mencari2 jalan keluar, ternyata ada hikmah dan inspirasi dalam kemacetan itu.
Dan segera hikmah ini saya match khan dengan perjalanan kita sebagai manusia, yang hidup di dunia ini.
Pertama, kalau terjebak macet, pastikan anda tahu penyebabnya caranya ya dengan bertanya (Ask)
Kedua, dalam rentang waktu macet pastikan bahwa anda minimal tahu ukuran resiko macet, dan kalau memang ada alternatif, cari itu, walaupun tetap dalam koridor ada yang memandu
Ketiga, misal anda ternyata sudah memilih untuk masuk atau mau tidak mau terpaksa dalam macet (karena ternyata macet itupun juga pilihan), pastikan anda komit, karena kesabaran dalam proses adalah salah satu penentu keberhasilan nantinya.
Hal itu berlaku juga untuk perjalanan karir,dimana hampir semua tempat mengalami hal itu. Yup, Macet Karir. Dan mencoba mempraktekan ketiga hal diatas, mau tidak mau anda harus tetap bersiap, menunggu keajaiban adanya jalan keluar. Ataupun juga harus menunggu urutan dengan damai dan tenang. Semua itu pilihan.
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment »





Bukan apa apa saya menulis judul diatas. Gaung sebuah pesta adalah kegembiraan, senang2, tapi di PB 2008, hal itu hanya kecil sekali. Sebuah puncak pertemuan kedua para “tukang pencet keyboard” ini berlangsung sangat apik, menarik, dan membangun inspirasi. Itulah kenapa saya bilang nggak layak disebut PESTA, karena ini adalah ajang SHARING KNOWLEDGE terbesar yang pernah saya ikuti, semua orang berkontribusi, walaupun hanya sekedar narsis poto2 di backdrop PB 08, tuker2 an kartu nama/nama blog, ataupun hanya celingak celinguk karena datang sendirian tanpa teman atau komunitas (ini kaya gue). Di ajang inipun begitu banyak peluang terbuka dari hanya sekedar menambah network, menambah bisnis atau bahkan membuat network dan juga bisnis.






